Dari 95 HP Yang Dicuri Rois Ada 25 Jeis Tab Dan 70 Telepon Seluler

Dari 95 HP Yang Dicuri Rois Ada 25 Jeis Tab Dan 70 Telepon Seluler – Nur Rois (39) ditangkap seusai sembunyi dari kejaran polisi. Dia diincar lantaran teridentifikasi merampok 95 handphone dari suatu tempat ekspedisi di Jalan Laksda Adi Sucipto, Kota Malang pada April 2019.

Dari 95 HP yg dicuri Nur, polisi cuma dapat menyelamatkan 4 unit. ” Terduga diamankan hasil pengumpulan bukti-bukti dimulai dari rekaman CCTV di area peristiwa sampai kehadiran beberapa puluh HP yg dicuri pemeran. Peristiwa April lalu, baru diamankan tempo hari seusai pemeran mengusahakan menyingkirkan jejaknya, ” kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri terhadap wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Selasa (9/7/2019) .

Dia ceritakan, perbuatan pencurian berasal disaat pemeran melintasi di muka tempat ekspedisi. Menyaksikan satpam tinggalkan tempat menjaga, pemeran setelah itu meloncat pagar serta masuk ke area penyimpanan barang.

” Pencurian berlangsung pagi hari, menyaksikan satpam keluar, pemeran yg mengakui spontan langsung masuk ke. 95 HP terdiri dalam 25 model tablet serta 70 telpon seluler kesemuanya brand Samsung diambil pemeran. Banyak barang itu (HP) masihlah dalam situasi terbungkus serta tersegel, ” jelas Asfuri.

Besok harinya, barang hasil curian itu dipasarkan pemeran di harga yg jauh dibawah bursa pasaran. Buat telpon seluler dipasarkan di harga Rp 1, 5 juta serta tablet seharga Rp 1, 8 juta.

Beberapa puluh HP yg dicuri pemeran idenya bakal dikirim ke konter-konter oleh distributor pemegang brand. Gara-gara peristiwa ini, korban alami kerugian beberapa ratus juta rupiah.

” HP dipasarkan di harga murah oleh pemeran. Empat unit HP model tablet yg diambil sebagai barang untuk bukti yg sukses diketemukan kala pengumpulan bukti-bukti, ” ujar Asfuri.

Terduga yg didatangkan dalam luncurkan mengakui, HP dipasarkan ke pedagang Roma (rombeng malam) . Tempat yg diketahui penduduk jadi area penjualan barang di Jalan Gatot Subroto, Kota Malang.

” Saya jual di Roma (rombeng malam) , ” kata Nur Rois terhadap wartawan.

Pengumpulan bukti-bukti polisi membuka pemeran sebagai residivis perkara pencurian yg sempat diselesaikan Polres Malang. Atas tingkah lakunya, pemeran saat ini dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Malang Kota.