Dia Menggagalkan Gagasannya Untuk Ada Ke Future Investment Initiative

Dia Menggagalkan Gagasannya Untuk Ada Ke Future Investment Initiative – CEO SoftBank Grup, Masayoshi Son yang salah satunya orang paling kaya di Jepang, baru saja ini menginformasikan jika dia menggagalkan gagasannya untuk ada ke Future Investment Initiative di Riyadh, Arab Saudi. Sebatas info, acara itu serupa dengan World Economic Komunitas.

Walaupun demikian, bukan bermakna dia benar-benar mengurungkan tujuannya untuk terbang ke negeri penghasil minyak itu. Bahkan juga, dia diberitakan sudah menjumpai Putra Mahkota Arab Saudi, yakni Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh.

Menariknya, pertemuan itu dilangsungkan di tengahnya pendapat keterkaitan Pangeran Mohammed bin Salman dengan kematian Jamal Khashoggi. Ya, pemerintahan negara itu memang tengah dipusingkan dengan masalah yang menerpa jurnalis itu.

Mereka mengatakan selalu lakukan kontrol dengan cermat berkaitan dengan pembunuhan kolumnis Washington Post itu. Selain itu, mereka ikut selalu memberikan keyakinan jika Pangeran Mohammed bin Salman tidak ikut serta dalam insiden itu.

Balik lagi ke Son. Pria keturunan Korea ini pula menggagalkan agendanya dalam hadir makan malam di tempat tinggal Yasir Al-Rumayyan. Tokoh yang dijelaskan itu ialah Managing Director of Public Investment Fund (PIF).

Itu ialah instansi yang menyuntikkan dana sebesar USD 45 miliar ke project permodalan SoftBank bernama Vision Fund. Direncanakan untuk sampai investasi sebesar USD 100 miliar, sekarang project itu telah memberikan dana sebesar USD 93 miliar ke 65 perusahaan.

Tidak hanya Son, Marcelo Claure sebagai COO SoftBank, ikut menarik diri dari pertemuan itu. Walaupun begitu, beberapa pejabat perusahaan asal Jepang itu masih tetap ada yang hadir Future Investment Initiative

Seperti kutip dari Japan Times, Kamis (25/10/2018), mereka ialah Saleh Romeih serta Faisal Rahman. Kedua-duanya semasing menjabat menjadi Managing Mitra serta Head of Operations Middle East.

Sayangnya, tidak didapati apakah yang dibicarakan pada Son serta Pangeran Mohammed bin Salman sebab karakter pertemuannya memang tertutup. Lebih, nama pertama telah tinggalkan Riyadh pada Rabu (24/10/2018) waktu ditempat.