Kecanduan Judi Online Hingga Pria Nekat Curi Sapi Tetangga

Kecanduan Judi Online Hingga Pria Nekat Curi Sapi Tetangga – Kecanduan main judi online, Ahwan Harisman (25) , penduduk Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Tuban nekat merampok dua ekor sapi punya penduduk tetangga kampungnya. Saat ini Ahwan mesti punya urusan dengan polisi seusai diamankan dua hari masa peristiwa.

Polisi terpaksa sekali melumpuhkan pemeran dengan timah panas lantaran menentang kala bakal diamankan. Kala dikeler, pria bujang ini cuma dapat menunduk malu, dia mengakui telah hampir 1 tahun senang main judi online.

Lantaran gak miliki uang serta mau terus berjudi jadi dia nekat merampok sapi punya Utomo (40) , penduduk Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban.

” Sukai main judi online, jadi uangnya ini buat main judi . Bila sapinya saya jual di pasar hewan, ” kata Ahwan di Polres Tuban, Selasa (9/7/2019)

Sembari terkadang membendung rasa sakit di kakinya, Ahwan mengakui melaksanakan laganya satu orang diri. Kala larut malam datang, dia nekat masuk kandang punya korban serta sapi itu dibawa ke suatu pasar hewan dengan jalan kaki.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, menyatakan apabila Ahwan hanya butuh waktu tak lama buat merampok lantaran Ahwan nyata-nyatanya resedivis yg pernah juga dijatuhi hukuman dalam perkara mirip.

” Terduga ini terpakasa ditembak kakinya lantaran kala bakal diamankan dalam rumah calon mertuanya ia menentang anggota kita ” jelas Nanang, Selasa (9/7/2019) .

Nanang mengemukakan sapi induk serta anaknya dipasarkan di harga lumrah atau normal di bursa pasaran ialah seharga Rp 12 juta.

” Buat sapi yg kita dapatkan kelak kita berikan ke pemilik. Walaupun baru satu yg dapat ditangkap. Oleh pemeran dipasarkan di harga normal ialah 12 juta di pasar hewan Tuban ” kata Nanang.

Disamping itu, tidak cuman pemeran pencurian sapi, Resmob Macan Ronggolawe pun menangkap dua pemeran curanmor yg hasil curiannya dipasarkan dengan cara kanibal lewat social media.

Dua pemeran itu Rahmadi Mulyaman (40) , asal Desa Ketapang, Kecamatan Ketanga, Bandung serta Ahmad Fauzi (36) , asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Ke dua pemeran pun dilumpuhkan oleh petugas kakinya lantaran menentang kala diamankan.