Home / Berita Umum / Polisi Ringkus WNA Bulgaria yang Kedapatan Bobol ATM Senilai Rp 50 Juta di Bali

Polisi Ringkus WNA Bulgaria yang Kedapatan Bobol ATM Senilai Rp 50 Juta di Bali

Polisi Ringkus WNA Bulgaria yang Kedapatan Bobol ATM Senilai Rp 50 Juta di Bali – Seseorang Penduduk Negara Asing (WNA) asal Bulgaria, Vassil Kirilov alias Bakarskyida (47) diamankan polisi di Bali. Kirilov berubah menjadi tersngka masalah skimming atau pembobolan ATM bank sejumlah Rp 50 juta.

Pemeran diamankan Minggu (17/3) jam 07. 00 Wita. Moment itu dimulai dari transaksi merisaukan Jumat (15/3) jam 06. 25 Wita.

” Bermula dari info hasil penyidikan disangka ada orang asing memanfaatkan kendaraan roda dua dengan nopol DK 6182 XX lakukan kegiatan ialah menarik uang di ATM dengan waktu yg tak lumrah, serta lakukan penarikan sekitar 5 kali dengan nilai Rp 10 juta, ” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Kurniawan terhadap wartawan, Senin (18/3/2019) .

Hengky memasukkan dari keragua-raguan itu dilaksanakan penelusuran pelat motor yg nyata-nyatanya palsu. Sehabis diintai pernah berlangsung kejar-kejaran pada pemeran serta polisi di lebih kurang ATM di dekat SPBU Gunung Soputan, Denpasar.

” Minggu (17/3) lebih kurang jam 06. 00 WITA obyek nampak melintas di ATM BNI SPBU Gunung Soputan, akan tetapi lantaran ramai terduga gagal menarik ATM. Team mengusahakan memberhentikan terduga akan tetapi terduga tancap gas melarikan diri ketujuan Jalan Nakula melalui cara menantang arus lalin serta menabrak pengendara berbeda. Lalu petugas sukses mengamankan terduga saat mau kabur dari kejaran petugas, ” urai Hengky.

Hengky memasukkan modus yg dimanfaatkan pemeran ialah memanfaatkan kartu ATM putih buat menarik uang. Dari tangan terduga ditangkap uang tunai sejumlah Rp 46, 5 juta ; uang tunai Euro sejumlah 455 ; USD 20, mata uang Leva ; mata uang Korea sejumlah 100 Won ; dan 10 kartu putih merk LUK bersama-sama selembar catatan PIN.

Atas tindakannya terduga dijaring dengan kasus 30 jo kasus 46 UU Info serta Transaksi Elektronik (ITE) jo 30 jo 55 atau kasus 363 jo 55 KUHP. Sekarang terduga bersama dengan tanda untuk bukti telah ditangkap di Mapolda Bali buat dicheck selanjutnya.

About penulis