Josep Guardiola Terpanjat Dengan Kebijakan Roman Abramovich

Josep Guardiola Terpanjat Dengan Kebijakan Roman Abramovich – Chelsea kerap merubah manajer di dalam musim kala pada masa Roman Abramovich. Kultur itu bikin terperanjat manajer Manchester City, Josep Guardiola.

Chelsea tengah tampil turun naik bersama dengan Maurizio Sarri. Dalam enam laga paling akhir, The Blues membukukan tiga kemenangan serta tiga hasil imbang.

Sebab perform seperti roller coaster itu, hari depan Sarri dispekulasikan. Memang, semenjak dipunyai Abramovich, Chelsea telah 13 kali merubah manajer.

Manajer paling akhir yang terkena pecat, Antonio Conte. Italiano itu sebetulnya berikan sumbangan trofi Liga Inggris serta Piala FA.

Guardiola berikan komentar kultur itu mendekati pertandingan City menantang Chelsea pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019) .

Saya terperanjat kala (Antonio) Conte memenangkan titel juara serta mereka kalah satu atau dua laga awal pada musim (seterusnya) , terus banyak orang mengatakan ia bakal disingkirkan, ” kata Guardiola di Sky Sports.

” Saya mengatakan, ‘Wow, namun dua atau tiga bulan terus mereka memenangkan Premier League’. Namun menurut opini berkaitan Sarri serta team asuhannya selamanya memandang tinggi. Kala kita memandang kembali pertandingan menantang kami, mungkin beberapa orang gak yakin pada saya, namun mereka kerjakan satu perihal yang gemilang, ” ia mengimbuhkan.

Guardiola ikut mengatakan ketaksamaan kondisi musim pertamanya di City dengan yang dihadapi Sarri.

” Situasinya dikit tidak sama. Pada tahun pertama saya, club gak sempat mencurigakan saya. Gak sempat ada berita di alat kalau saya bakal disingkirkan misal mereka kalah pertandingan ini atau pertandingan yang lain. Itu gak sempat berlangsung, ” kata eks manajer Barcelona serta Bayern Munich itu.

” Kadang situasinya susah serta makan waktu. Musim pertama bersama dengan Sarri ikut sama. Anda makan waktu, namun banyak orang di sini beri dukungan saya, ” ia mengimbuhkan.