Home / Berita bola / Samuel Eto’o Tak Setuju Mourinho Latih AS Roma

Samuel Eto’o Tak Setuju Mourinho Latih AS Roma

Samuel Eto’o Tak Setuju Mourinho Latih AS Roma – Jose Mourinho akan latih AS Roma mulai musim depan. Bekas penyerang Inter Milan Samuel Eto’o akui cedera menyaksikan Mourinho latih Roma. Mengapa?

Mourinho diambil Roma untuk gantikan Paulo Fonseca yang kontraknya tidak diperpanjang. Bekas manager Manchester United dan Chelsea itu diikat dengan kontrak sampai 2024.

Penerimaan Mourinho oleh Roma termasuk kilat. Club asal ibukota Italia itu langsung mengontak Mourinho sesudah ia dihentikan oleh Tottenham Hotspur.

Eto’o memberi komentar pemilihan Mourinho sebagai pelatih Roma. Bekas pemain sepak bola internasional Kamerun itu tidak sukai menyaksikan Mourinho latih team Italia selainnya Inter.

Samuel Eto’o dan Jose Mourinho memang pernah bekerja bersama di Inter Milan pada 2009-2010. Pada musim itu, mereka mengantarkan Nerazzurri raih treble dengan memenangkan Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia.

“Itu mencederai saya, saya tidak bohong, menyaksikan pelatih yang memberikan saya peluang untuk juara di Italia ke club (Italia) lain,” tutur Eto’o ke AS.

“Tetapi saya mengetahui ia berbahagia dan persahabatan kami di atas segala hal. Saya sich penginnya menyaksikan Mourinho di Inter kembali. Tetapi saya akan doakan yang terbaik buatnya di Roma.”

“Tetapi ia harus pahami jika begitu juga saya mengasihinya, untuk saya Inter selalu menjadi yang khusus,” kata Eto’o.

Simak juga:
Tidak berhasil di MU dan Tottenham, Bagaimana Mourinho di Roma?
AS Roma bakal menjadi rintangan baru buat Jose Mourinho selesai tidak berhasil di Tottenham Hotspur. Pelatih berumur 58 tahun itu akui semangat dengan project Roma.

“Terakhir saya mendapatkan project berlainan daripada awalnya. Saya tiba saat Manchester United pada proses peralihan, bukan buruk sich. Saya tiba ke Tottenham, team tanpa riwayat besar,” sebut Mourinho.

“Sekarang saya tiba ke Roma yang punyai pemilik baru, tetapi saya segera rasakan empati dari pemilik, direktur, dan mereka segera membuat saya semangat kembali.”

“Jadi saya hadapi Mission: Impossible yang lain. Saya ngomong tidak mungkin karena beberapa orang condong menyaksikan saya dan di mata mereka cuman ada satu langkah untuk menghitung keberhasilan, yakni saya harus menang,” kata Mourinho.

About penulis77